REVIEW BUKU BARU
Judul buku : Menghadang Negara Gagal (Sebuah
Ijtihad Politik)
Penulis : Dr.
Adhyaksa Dault
Penerbit : ReneBook
Ukuran : 15,5 cm x 24 cm
Halaman : 350 hal
Harga : Rp 69.600,-
Secara
terbuka ataupun diam-diam, secara massif ataupun hanya sekelompok orang, kesadaran
pandangan tentang ketidakberesan pengelolaan negeri ini tampaknya sudah
menjalar kemana-mana. Pertanyaan yang sering muncul: Kenapa negara yang dikaruniai
SDA dan SDM yang luar biasa ini tak juga menunjukkan kemajuan dan kesejahteraan yang berarti
layaknya negara-negara maju lain?
Sayangnya,
kesadaran pandangan itu baru dianggap “rasa” yang subyektif. Barulah ketika
sebuah lembaga dari Amerika Serikat bernama Fund For Peace (2012) mengeluarkan
Indeks Negara Gagal (Failed State Index) baru-baru
ini, “rasa” itu seperti mendapatkan pembenarannya.
Fund For
Peace menempatkan Indonesia sebagai negara
“dalam bahaya” (in danger), pada
peringkat 63 dari 178 negara. Turun satu tingkat dari
tahun 2011. Sebaliknya, negara-negara tetangga, seperti Singapura
(157), Malaysia
(110), dan Thailand (84), menempati peringkat yang lebih bagus dari Indonesia.
Pro-kontra pun terjadi.
Ada yang menerimanya
sebagai pembenaran, ada yang menerimanya dengan catatan, tapi tidak
sedikit yang menyikapinya secara defensif, sembari meragukan kredibilitas
dan motif
tersembunyi dari lembaga Fund For Peace itu. Ada
juga yang berkilah, yang dimaksud “negara gagal” adalah pemerintah
yang tidak mampu memenuhi rasa aman dan
kenyamanan warga, dan bukan bangsanya. Sebuah rezim pemerintahan di Indonesia
boleh saja gagal, tapi NKRI tak akan pernah menjadi negara gagal.
Bagi Dr.
Adhyaksa Dault, sikap yang paling sehat adalah menjadikan judgment “negara gagal” itu
sebagai evaluasi konstruktif yang menguntungkan kita. Maksudnya, kita tak perlu
menolaknya secara defensif atau menerimanya secara inferior, melainkan harus mengolahnya
sebagai kesadaran untuk memperbaiki kenyataan. Tapi kenyataan yang mana?
Evaluasi seperti apa?
Komprehensif,
kritis, dan tajam. Buku ini tidak saja memberikan perspektif yang jelas tentang
apa itu “negara gagal”, tapi juga memberikan peta yang lengkap dengan rambu rambu
yang tegas tentang bagaimana negara ini seharusnya memperbaiki dirinya—untuk
Indonesia yang lebih baik, maju dan sejahtera. Sebuah ijtihad politik, renungan anak bangsa,
yang penuh dengan optimisme dan solusi-solusi kongkret yang layak
diapresiasi.***
Contact Person: 085779790448 (Sigit Akbar), 087781776979 (Anis
Maftukhin), 081218549490 (Luqman)
CATATAN:
1. Isu “Menghadang Negara Gagal”
sempat menjadi isu yang kontroversial di negeri ini.
2. Buku ini akan dilaunching secara
nasional pada tanggal 13 September 2012 di Hotel Sahid (16:00-selesai)
3. Selain Penulis (Dr.Adhyaksa Dault),
juga akan hadir tokoh-tokoh nasional di negeri ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar